Perang Siber di Rusia, Hacker RI Diminta Jangan Ikut Campur

Perang Siber di Rusia, Hacker RI Diminta Jangan Ikut Campur

CyberNKRI.Com – Ahli keamanan siber dari CISSReC, Pratama Persadha menjelaskan Indonesia bisa terkena dampak dari perang siber di Rusia oleh sekelompok hacker anonymous. Hal ini bisa terjadi jika hacker di Indonesia “latah” ikut meramaikan perang siber ke Rusia, sebab ini bisa memancing serangan balik ke infrastruktur digital di Indonesia.
“Ini bisa memancing berbagai pihak juga untuk ikut menyerang infrastruktur di tanah air,” ujar Pratama kepada CNNIndonesia.com, Rabu (2/3).

Karena itu, menurut Pratama pemerintah Indonesia diminta melakukan pendekatan kepada kelompok peretas dalam negeri agar tidak ikut campur dalam proxy perang siber ke Rusia.

Ia pun mengingatkan pemerintah Indonesia melalui Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Intelijen Negara (BIN) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk mengantisipasinya dalam situasi apapun termasuk menjaga sistem keamanan siber di Indonesia.

“Indonesia harus mendahulukan national interestnya jangan sampai terjebak dukung mendukung, yang pada akhirnya juga akan merugikan kita sendiri,” katanya.

Dia mengatakan berbagai peretasan ke Rusia oleh sejumlah hacker sebagai wujud simpatik kepada Ukraina. Di satu ini aktivitas itu membahayakan sebuah sistem negara asal mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published.