Tidak Semua Orang Asli Papua (OAP) Menolak Daerah Otonomi Baru (DOB)

Tidak Semua Orang Asli Papua (OAP) Menolak Daerah Otonomi Baru (DOB)

CyberNKRI.Com    Isu penolakan Daerah Otonomi Baru (DOB) dan keberlangsungan Otonomi Khusus Papua terus mencuat di Papua, khususnya dari wilayah Pegunungan Papua Berbagai elemen masyarakat tegas monolak kedua program nasional tersebut. Namun, ternyata banyak juga tokoh dari elemen masyakat wilayah adat lain malah mendukung DOB dan Otsus Papua, seperti disampaikan Tokoh Adat Sentani, Ondofolo Yanto Eluay. Yanto Eluay adalah anak dari Theys Hiyo Eluay, sang legenda pejuang Papua Merdeka kala itu yang kemudian mewariskan ke Ondofoloannya kepada sang anak yakni Yanto Eluay.

Masih Banyak Pengabaian Ondo Yanto begitu disapa, tegas menyebut pihaknya meminta DOB tetap berjalan, dan Otsus kembali dilanjutkan dengan evaluasi sebelumnya. “Otsus dan DOB itu program pemerintah dan sudah ada tim kerjanya di setiap wilayah di Papua, utamanya untuk DOB diwilayah-wilayah yang akan dimekarkan. Sikap kami mendukung penuh program pemerintah ini, dan Otsus harus dievaluasi menyeluruh,” kata Yanto Eluay.

Tujuan OTSUS dan Penetapan DOB agar Papua keluar dari kemiskinan
Tujuan OTSUS dan Penetapan DOB agar Papua keluar dari kemiskinan

Lebih lanjut disampaikan, sikap beberapa elemen masyarakat yang menolak DOB dan Otsus Papua tidak bisa disamaratakan atas nama rakyat Papua. “Tidak semua rakyat Papua menolak DOB dan Otsus itu. Dan saya katakan jangan mengatasnamakan seluruh rakyat Papua, karena itu hanya kelompok tertentu saja. Rakyat Papua masih banyak juga yang mendukung pemekaran, karena mereka mau maju juga, mau daerahnya maju. Sama halnya dengan Otsus, banyak rakyat Papua yang masih ingin Otsus lanjut termasuk kami, karena dengan Otsus kita bisa lebih sejahtera,” tegasnya.

Hal senada dikatakan Ali Kabiay, tokoh pemuda Papua yang juga selaku Ketua Mandala Trikora Provinsi Papua ini. Ali mendesak pemerinah mengaudit dana Otsus yang bergulir di Papua Trilyunan rupiah itu. “Setiap program itu ada evaluasinya, sama halnya dengan Otsus. Karena dengan begitu maka kita akan tahu dimana kekurangan dan kelebihannya untuk kemudian menjadi pertimbangan Otsus mendatang,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.