CyberNKRI.Com – Sosok Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman kini resmi menduduki posisi strategis sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Senin (27/4/2026). Penunjukan ini menandai babak baru dalam karier panjang sang jenderal yang kini sepenuhnya berkiprah di ranah birokrasi sipil.
Karier Cemerlang di Militer Lahir di Bandung pada 19 November 1965, Dudung merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) angkatan 1988. Namanya mulai dikenal luas saat menjabat sebagai Pangdam Jaya, sebelum akhirnya dipromosikan menjadi Pangkostrad. Puncak karier militernya tercapai saat ia menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada periode 17 November 2021 hingga 25 Oktober 2023.
Akademisi dengan Predikat Cum Laude Tidak hanya handal di lapangan, Dudung juga dikenal sebagai sosok yang sangat mengedepankan pendidikan. Mengutip data dari situs Universitas Trisakti, ia berhasil meraih gelar Doktor di bidang Manajemen Strategis pada tahun 2023 dengan predikat Cum Laude. Kapasitas intelektual inilah yang disinyalir menjadi nilai tambah dalam perannya mengelola strategi kebijakan di lingkungan kepresidenan.
Transisi ke Pemerintahan Sipil Sebelum didapuk menjadi Kepala Staf Kepresidenan hari ini, Dudung telah lebih dulu dipercaya oleh Presiden Prabowo sejak tahun 2025 sebagai Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional. Selain itu, ia juga memegang peran krusial sebagai Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan.
Dengan pengalaman tempur, manajerial militer, serta latar belakang akademis yang kuat, kehadiran Dudung Abdurachman di KSP diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas kementerian dan memastikan program-program strategis Presiden berjalan tepat sasaran.
