Pemkot Jaksel Kebut Perbaikan Saluran Air
Cybernkri.com – Pemerintah Kota Jakarta Selatan bergerak cepat menangani jalan ambles di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa. Kerusakan ini sempat mengganggu mobilitas warga sekitar. Otoritas setempat menargetkan pemulihan fungsi jalan dapat selesai dalam waktu dekat.
Pemkot Jakarta Selatan mengalokasikan anggaran sekitar Rp380 juta untuk proyek ini. Dana tersebut mengalir khusus untuk memperbaiki saluran air di bawah jalan. Kerusakan pada saluran air itulah yang menjadi penyebab utama amblasnya aspal.
Hingga Minggu (31/5/2026), proses perbaikan infrastruktur ini masih terus berlangsung di lapangan. Meski pekerja masih sibuk, arus lalu lintas di lokasi kejadian mulai berangsur normal. Kendaraan roda dua dan roda empat kini sudah bisa melintas kembali.

Pelat Baja Jadi Solusi Jalur Sementara
Petugas di lapangan menggunakan strategi khusus untuk mengurai kemacetan panjang. Mereka menutup lubang besar yang menganga di badan jalan menggunakan pelat baja (steel plate). Langkah taktis ini terbukti efektif membantu para pengendara.
Pelat besi tebal tersebut berfungsi sebagai jalur alternatif sementara waktu. Pengendara dapat melintas dengan aman selama petugas menuntaskan perbaikan di bawah tanah. Kebijakan ini membuat aktivitas ekonomi warga tidak lumpuh total.
“Lalu lintas ditargetkan sudah bersih pada Senin, sehingga tidak ada lagi kemacetan parah,” ujar Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo.
Sejumlah petugas dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas SDA masih berjaga di lokasi. Mereka mengatur arus kendaraan dan menjaga keselamatan pengguna jalan. Petugas juga masih mengoperasikan alat berat ekskavator untuk mengeruk material tanah.
Target Pemulihan Total dalam Dua Pekan
Santo menjelaskan bahwa fokus utama pekerja saat ini adalah memperkuat struktur saluran air. Saluran di bawah badan jalan harus kembali kokoh agar aspal tidak ambles lagi. Pihaknya menargetkan arus lalu lintas kembali normal sepenuhnya pada Senin (1/6/2026).
Walau jalur targetnya dibuka penuh hari Senin, proyek ini tidak langsung berhenti. Petugas masih membutuhkan waktu untuk merapikan seluruh fasilitas publik tersebut. Santo memperkirakan seluruh rangkaian pekerjaan akan tuntas dalam dua pekan ke depan.
